ATURAN MAKAN YANG PERLU DIPERHATIKAN IBU HAMIL KEMBAR


Aturan makan selama hamil kadang bisa jadi salah satu hal yang membuat para calon ibu bingung. Terlebih lagi ketika si ibu diketahui hamil anak kembar.

Makan dengan porsi dobel merupakan salah satu nasehat yang kerap didengar ibu jika ia hamil satu bayi. Padahal, pemikiran seperti itu keliru. Lalu, bagaimana jika ibu sedang mengandung bayi kembar?

Nah, ini dia aturan makan yang bisa diterapkan ibu hamil, seperti saran ahli gizi Cynthia Sass, MPH, RD. Apa saja?

Tambahan kebutuhan kalori
Berdasarkan American College of Obstetrics and Gynecology, ibu hamil kembar butuh tambahan sekitar 300 kalori per hari per bayi. Sass mengatakan misalnya ibu hamil kembar dua, maka tambahan kalori yang ia butuhkan 600 kalori.

ia menambahkan, wanita dengan Body Mass Index (BMI) normal, berkisar 18,5-24,9 yang mengandung bayi kembar seharusnya mengonsumsi 40 sampai 45 kalori per kg berat badan.

"Jadi jika bobot Anda 68 kg misalnya, maka kalori harian yang Anda butuhkan yakni 2.700 sampai 3.000 kalori. Jika Anda tak mau terlalu pusing memikirkan berapa jumlah kalori yang diasup, tetap perhatikan porsi makan Anda. Jangan terlalu banyak dan juga jangan terlalu sedikit," kata Sass.

Asupan protein
Protein, penting untuk pertumbuhan janin dan juga kesehatan si ibu. The Institute of Medicine merekomendasikan di trimester kedua, ibu hamil kembar mengonsumsi tambahan 50 gram protein per hari. Disebutkan, 50 gram protein setara dengan 4-5 ons daging ayam, 6 ons greek yoghurt, dan 2 telur ayam berukuran besar.

"Jika Anda seroang vegetarian, berkonsultasilah dengan dokter yang ahli di bidang diet berbasis nabati," ujar Sass.

Konsumsi cairan
Agar ibu hamil tetap terhidrasi dengan baik, setidaknya butuh konsumsi 3 liter air setiap hari. Perlu diingat bahwa jumlah itu bisa terbantu terpenuhi melalui makanan tinggi cairan seperti yoghurt, sup, buah, dan sayur. Tapi, Sass mengingatkan agar ibu hamil minum minimal 10 gelas air sehari.

Sass memberi saran, Anda bisa minum 2-3 gelas air saat bangun pagi, jelang makan siang, jelang sore, dan sore menjelang malam. Sebaiknya, jangan terlalu banyak minum menjelang tidur karena itu bisa memperparah sering buang air kecil di malam harinya.



Posted By Yozha Riennanda | 2017-02-10 09:42:28

  REGISTRASI ONLINE